1. Diagnosis dan pengobatan penyakit
Alzheimer
Penderita Alzheimer umumnya hidup sekitar delapan
hingga sepuluh tahun setelah gejala muncul, namun ada juga beberapa penderita
lainnya yang bisa hidup lebih lama dari itu. Meski penyakit Alzheimer belum ada
obatnya, ragam pengobatan yang
ada saat ini bertujuan untuk memperlambat perkembangan kondisi serta meredakan
gejalanya.
Karena itu
segera temui dokter jika daya ingat Anda mengalami perubahan atau Anda khawatir
mengidap demensia. Jika penyakit Alzheimer dapat terdiagnosis sejak dini, maka
Anda akan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan persiapan serta
perencanaan untuk masa depan, dan yang lebih terpenting lagi, Anda akan
mendapatkan penanganan lebih cepat yang dapat membantu.
Tidak ada tes khusus untuk membuktikan seseorang
mengalami Alzheimer. Dalam mendiagnosis penyakit
Alzheimer, dokter akan bertanya seputar masalah dan gejala yang dialami pasien.
Tes medis mungkin akan dilakukan untuk memastikan kondisi yang dialami pasien
bukan karena penyakit lain.
Selain
dengan pemberian obat-obatan, penyakit Alzheimer juga dapat ditangani secara
psikologis melalui stimulasi kognitif guna memperbaiki ingatan si penderita,
memulihkan kemampuannya dalam berbicara maupun dalam memecahkan masalah, serta
membantunya hidup semandiri mungkin.
2. Pengobatan Alzheimer
- Penanganan terhadap caregiver
Caregiver berperan dalam memotivasi penderita Alzheimer, pada caregiver yang mengalami stres dalam menangani penderita Alzheimer, maka kondisi penderita Alzheimer yang ditanganinya akan semakin memburuk dalam waktu yang cepat. Disini menunjukkan bahwa caregiver dan penderita Alzheimer dapat saling mempengaruhi satu sama lain. Dengan tanggung jawab caregiver untuk mengasuh penderita Alzheimer, mulai dari makan, pengobatan, mandi, dsb. setiap hari, maka tidak heran jika caregiver mengalami stres bahkan tidak jarang juga sampai depresi. Oleh karena itu, caregiver sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang di sekitarnya, termasuk dari para ahli melalui pendekatan nonpharmacological, sehingga penderita Alzheimer caregiver dapat lebih siap menghadapi penderita Alzheimer, lebih memahami penderita Alzheimer dan siap merawatnya (Litchtenberg, dkk., 2003).
- Penanganan terhadap penderita Alzheimer
Pendekatan nonpharmacological melakukan penanganan terhadap penyakit Alzheimer tanpa menggunakan obat-obatan, tujuan dari pendekatan ini adalah untuk mengatur/me-manage tingkah laku dan gejala kognitif pasien. Tujuan sekunder dari pendekatan ini adalah untuk mengurangi beban caregiver (pengasuh atau perawat, biasanya dari pihak keluarga pasien). Penanganan dengan menggunakan pendekatan nonpharmacological sangat bermanfaat ketika pengobatan tidak dapat dilakukan karena pasien tidak mampu mentoleransi efek samping pengobatan atau tidak menyetujui/mengikuti instruksi pengobatan, atau membantah pengobatan. Pendekatan nonpharmacological dilakukan dengan menggunakan terapi, seperti: terapi behavioral management techniques, the pleasant event schedule (PES), music therapy, strategi/ modifikasi lingkungan, animal assisted therapy, morning bright light therapy, ECT. Melalui pendekatan nonpharmacological ini, penderita Alzheimer menjadi lebih mengenal, dan lebih siap menghadapi penyakitnya, serta lebih dapat me-manage dirinya sendiri (Litchtenberg, dkk., 2003).
3. Obat Alzheimer Yang Alami dan Aman
Ace Maxs Obat Alzheimer Yang Alami dan Aman terbuat
dari daun sirsak dan kulit manggis, mengandung banyak manfaat untuk kesehatan
seperti meningkatkan kinerja otak yang mengalami penurunan, membantu
meregenerasi sel-sel tubuh, meningkatkan daya ingat dan memperbaiki jaringan
yang bertugas mengatur penyimpanan memori atau ingatan, ace maxs obat alzheimer diproduksi
dengan melibatkan para ahli dan di proses menggunakan peralatan modern yang
higienis aman serta sehat, merupakan produk yang legal, halal serta berkhasiat.
Kulit Buah Manggis yaitu adanya kandungan xanthone alami. Dengan kandungan XANTHONE yang tinggi (123,97 mg/ml) menjadikan buah manggis dapat membunuh penyakit serta memperbaiki sel yang telah rusak serta melindungi sel-sel di dalam tubuh. Buah manggis dapat membantu dalam menghancurkan semua penyakit di dalam tubuh dan memperbaiki sistem antibodi di dalam tubuh serta meregenerasi sel. Kandungan XANTHONE pada kulit buah manggis yang bermanfaat sebagai antioksidan adalah alpha mangostin dan gamma mangostin. Kedua antioksidan ini berperan sebagai imunitas, antibiotik (ampisilin dan minosin), antijamur, antivirus, antikanker, antidiabetes dan antiradang. Kandungan antioksidannya yang tinggi membuat manggis dikatakan sebagai antikanker. Kulit buah manggispun dapat dijadikan obat kemotherapi dan mengurangi dampak dari kemotherapi.
Daun Sirsak terdapat beberapa manfaat yang banyak. Dari hasil sebuah penelitian menyebutkan jika daun sirsak memiliki sifat antitumor dan antikanker yaitu kandungan acetogenins untuk membunuh sel kanker tanpa mengganggu sel-sel dalam tubuh manusia. Khasiat yang terdapat dalam daun sirsak memiliki daya kerja 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamicin dan terapi kemo yang biasa di gunakan, dapat meningkatkan sistim kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah infeksi yang mematikan, menyerang dan mematikan sel kanker dengan aman (selektif) dari 12 tipe kanker yang berbeda, serta tidak seperti terapi kemo, kandungan alami daun sirsak secara selektif hanya membunuh sel-sel jahat dan TIDAK membunuh sel-sel sehat.
Kulit Buah Manggis yaitu adanya kandungan xanthone alami. Dengan kandungan XANTHONE yang tinggi (123,97 mg/ml) menjadikan buah manggis dapat membunuh penyakit serta memperbaiki sel yang telah rusak serta melindungi sel-sel di dalam tubuh. Buah manggis dapat membantu dalam menghancurkan semua penyakit di dalam tubuh dan memperbaiki sistem antibodi di dalam tubuh serta meregenerasi sel. Kandungan XANTHONE pada kulit buah manggis yang bermanfaat sebagai antioksidan adalah alpha mangostin dan gamma mangostin. Kedua antioksidan ini berperan sebagai imunitas, antibiotik (ampisilin dan minosin), antijamur, antivirus, antikanker, antidiabetes dan antiradang. Kandungan antioksidannya yang tinggi membuat manggis dikatakan sebagai antikanker. Kulit buah manggispun dapat dijadikan obat kemotherapi dan mengurangi dampak dari kemotherapi.
Daun Sirsak terdapat beberapa manfaat yang banyak. Dari hasil sebuah penelitian menyebutkan jika daun sirsak memiliki sifat antitumor dan antikanker yaitu kandungan acetogenins untuk membunuh sel kanker tanpa mengganggu sel-sel dalam tubuh manusia. Khasiat yang terdapat dalam daun sirsak memiliki daya kerja 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamicin dan terapi kemo yang biasa di gunakan, dapat meningkatkan sistim kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah infeksi yang mematikan, menyerang dan mematikan sel kanker dengan aman (selektif) dari 12 tipe kanker yang berbeda, serta tidak seperti terapi kemo, kandungan alami daun sirsak secara selektif hanya membunuh sel-sel jahat dan TIDAK membunuh sel-sel sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar